Bocah Yatim Piatu Berjuang Demi Tetap Sekolah Dan Merawat Nenek

Bocah Yatim Piatu Berjuang Demi Tetap Sekolah Dan Merawat Nenek

Rp. 270.000
terkumpul dari Rp. 30.000.000
11 Donatur
6 hari lagi
Donasi Sekarang!

Penggalang Dana

Amal Baik Insani

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
RAWAT NENEK YANG SAKIT SENDIRIAN!! Bantu Bocah YATIM PIATU ini Berjuang Bawa Neneknya Berobat

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

18 December 2025

"Kalau nenek gak ada aku gak tau harus hidup sama siapa kak, aku mau sukses biar bisa bawa nenek berobat", sendu kecil mengiringi harap cemas tubuh mungil mengadu.

 

 

Terik panas hari itu terasa berbeda dari hari lainnya. Matahari seakan menusuk tak kala seorang gadis kecil menjajakan makanan ringan keliling kampung. Dijinjingnya keranjang berisi dagangan sebagai bentuk ikhtiar menjalani hari demi menyambung kehidupan.

 

 

Adilla (10), bocah yatim piatu pejuang nafkah yang ditinggal Ayah, Ibu dan Kakaknya berpulang menghadap sang pencipta satu persatu akibat sakit TBC yang mereka derita bersamaan. Kini, Adilla tinggal bersama neneknya, Mak Juangsih (73).

 

 

Nenek Adila menderita penyakit penyumbatan pernafasan dan pencernaan, sehingga hanya bisa terbaring di kasur tipis tanpa alas lain. "Kini hanya saya satu-satunya keluarga Dilla, sedangkan kondisi penglihatan saya semakin hari semakin buram dan kesehatan saya semakin menurun", ujar Mak Juangsih menyimpulkan kekhawatiran akan cucu kesayangannya.

 

 

Hidup tanpa orangtua di usia sangat belia menekan Adilla untuk bertanggung jawab atas kehidupan. Ia dipaksa keadaan melawan derasnya terpaan cobaan. Tak seperti temannya yang lain, sepulang sekolah Adilla harus menumpuk kembali onggok harapan untuk menyambung hidup di hari esok dengan berjualan. Penghasilan kisaran 10 ribu rupiah ia gunakan untuk membeli sedikit beras dan bekal sekolah. Tak memilih bermain tapi mengikhiarkan penghidupan, tak menangis jika keinginan tak tergapai, yang ia tahu laju perjalanan terus berdenyit seiring usaha untuk pengharapan.

 

 

Tak banyak mimpi yang Dila angankan di tengah kesepiannya, meneruskan sekolah dan kesembuhan sang nenek menjadi keinginannya saat ini. Muram dunia yang dilihat sang nenek menjadi kesedihan tak berujung bagi Adila kecil. Banyak ketakutan ia pendam, banyak angan ditelan sendirian menyirat sunyi sepi yang dirasakan.

 

Insan Baik, mari bersamai kehidupan Adila agar tidak sunyi sepi. Dengan bantuan terbaik dari kita, Adila bisa terus sekolah dan membawa neneknya berobat. bantu denngan cara ;

1. Klik Tombol Donasi Sekarang

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)

4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

05 January 2026 05:28
Rp. 20.000
Amin