Mata Buta Sebelah, Jari Tangan Terpotong! Abah Awih Terpaksa Berjualan di Masa Tua

Mata Buta Sebelah, Jari Tangan Terpotong! Abah Awih Terpaksa Berjualan di Masa Tua

Rp. 570.000
terkumpul dari Rp. 70.000.000
14 Donatur
4 hari lagi
Donasi Sekarang!

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
BERDAMPAK BERDAYA

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

04 December 2025

Abah Awih (73) bangun pukul 3 dini hari. Tubuhnya gemetar. Matanya kabur. Kakinya nyeri. Dengan segala kerentaan yang ada, ia harus mulai berjualan lagi. Waktu masih gelap. Jalanan masih sepi.

Di usia senjanya, Abah tetap membawa serok, sutil, dan serokan beras. Ia juga membawa karung yang bisa dipakai belanja untuk nantinya dijual. Setiap barang yang terjual memberi Abah keuntungan kecil. Serok dan sutil memberi untung sekitar Rp10.000. Karung hanya memberi Rp1.000-Rp5.000 keuntungan untuk satu kodi.

Seringkali Abah pulang dengan tangan kosong, dagangannya tidak ada yang laku. Abah sudah berjualan selama dua puluh tahun. Dulu ia berdagang di kampung halamannya. Pembeli makin sedikit. Ia pernah berjalan dari pagi sampai malam tanpa satu pun transaksi. Ia pulang jalan kaki. Jaraknya jauh. Kakinya yang sakit membuatnya sering berhenti. Rasa ngilu dari asam urat membuat langkahnya lambat.

 

Kini Abah mencoba peruntungan dengan berjualan di kota lain. Jika hasil jualan mencukupi untuk ongkos pulang, ia baru bisa pulang ke kota asal pada hari itu juga. Ongkosnya seratus ribu. Jika tidak cukup, ia menginap di rumah saudaranya. Rumah itu kecil. Lantainya masih tanah. Temboknya dari kayu. Abah tidur di sana sambil menahan nyeri kaki dan pusing di kepala.

 

Dulu ia kuat berjualan dari pagi sampai malam, tetapi mata kanan Abah kini buta total karena terkena bara rokok. Mata kiri mulai buram. Penglihatannya sering membuatnya tidak fokus di jalan. Ia pernah tertabrak mobil. Semua dagangannya jatuh. Tubuhnya lebam. Tidak ada pihak yang bertanggung jawab.

Abah punya istri dan tiga cucu di kampung halaman yang masih sekolah. Istrinya juga berjualan keliling. Penghasilan yang tidak seberapa seringkali membuat Abah cemas. Pembeli makin sepi. Ia tidak selalu bisa pulang setiap hari. Ia bilang ia sering bertanya-tanya apakah keluarganya sudah makan atau belum.

Jari telunjuk Abah terpotong separuh akibat kecelakaan kerja di kebun. Tangannya sering gemetar. Saat ia minum, airnya sering tumpah. Ia membeli obat dari apotek seharga lima ribu untuk menahan nyeri asam urat. Obatnya tidak banyak membantu. Badannya sering lemah.

 

Anak Abah punya utang dua puluh juta untuk memperbaiki rumah. Kini Abah yang perlahan mencoba membayar utang itu dari keuntungan kecil jualannya. Abah ingin hidup yang lebih layak. Ia ingin keluarganya aman. Ia ingin cucunya sekolah tanpa hambatan. Ia ingin istrinya tidak perlu keliling dari pagi hingga petang.

Bantuan kamu bisa memberi Abah kesempatan untuk beristirahat, menyembuhkan kakinya, memperbaiki rumah keluarganya, dan memastikan pendidikan cucu-cucunya berjalan dengan baik. Kamu bisa bantu Abah kembali hidup tanpa rasa cemas setiap hari.

 

Sobat Berdampak, Abah Awih bukan hanya butuh doa…Ia butuh uluran tangan kita. Agar bisa tetap kuat, dan mempunyai usaha yang lebih layak.Mari bantu ringankan beban beliau dengan cara:

 

  1. Klik “Donasi Sekarang;
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

 

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Anonim

22 December 2025 14:14
Rp. 25.000
Amin