Di Usia 107 Tahun, Nek Titi Masih Berjualan Demi Bertahan Hidup Dijalanan

Di Usia 107 Tahun, Nek Titi Masih Berjualan Demi Bertahan Hidup Dijalanan

Rp. 0
terkumpul dari Rp. 30.000.000
0 Donatur
29 hari lagi
Donasi Sekarang!

Penggalang Dana

Ayo Kita Peduli

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
Kebaikan Ramadan untuk Semua

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

04 March 2026

Di usia 107 tahun, seharusnya seseorang menikmati hari-hari tuanya dengan tenang, beristirahat bersama keluarga di rumah yang hangat dan aman. Tapi tidak bagi Nek Titi. Setiap hari, sejak subuh buta, beliau masih harus berangkat jualan telur asin, gorengan, dan kacang-kacangan demi menyambung hidup. Berjualan ke Gedung Sate, membawa dagangan di tangan rapuhnya. Semua itu dilakukan bukan karena hobi... tapi karena terpaksa.

Sudah tiga tahun ia ditinggal sang suami untuk selamanya. Kini Nek Titi hidup bersama anak, menantu, dan cucunya, di sebuah gubuk. Namun yang lebih menyesakkan, gubuk itu sering didatangi penagih utang. Bukan utangnya, tapi milik anaknya yang dulu jatuh bangkrut setelah dirampok habis-habisan. Meski sudah renta, Nek Titi tetap memilih berdagang setiap hari—karena beliau ingin bertahan hidup di sisa-sisa usianya.

 

Suatu malam, sepulang jualan, Nek Titi sempat terjatuh dari angkot hingga kepalanya robek dan harus dijahit. Tapi setelah pulih, beliau tetap kembali berjualan. Dengan penghasilan bersih hanya sekitar Rp50.000 per hari, semuanya langsung digunakan untuk modal esok hari. Tak ada tabungan, tak ada jaminan. Hanya semangat dan harapan agar bisa tenang beristirahat di usia senjanya.

Nek Titi tidak pernah meminta. Tapi kita bisa memilih untuk peduli. Mari bantu Nek Titi lepas dari beban hidup yang terlalu berat ia pikul sendiri. Satu uluran tangan darimu bisa jadi cahaya di sisa usia seorang nenek tangguh yang selama ini hanya ingin hidup damai dan tidak menyusahkan siapa-siapa.

 

Melalui program Semua Berhak Dirayakan, Sobat Berdampak dapat terlibat dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan sebagai bentuk perayaan bagi saudara kita yang membutuhkan. Nantinya kebaikan yang Sobat Berdampak berikan melalui program ini akan menjadi Paket Hampers, Buka Bersama, dan Paket Sembako. Karena sejatinya, setiap manusia perlu tersenyum lepas, nyaman, dan dirayakan.

 

Sobat Berdampak! Mari wujudkan Ramadan yang penuh dengan kebaikan melalui campaign dan program Semua Berhak Dirayakan. Kalian dapat berpartisipasi dengan menyebarkan campaign ini dan berdonasi dengan cara: 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan. 

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

WhatsApp: +62 821-2908-8174

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat. 

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.