Di usia yang seharusnya dipenuhi canda, permainan, dan sekolah tanpa beban, Aulia (10 tahun) dan adiknya Aqila (6 tahun) justru harus melalui hidup yang jauh lebih berat dari anak seusianya. Mereka kehilangan ibu tercinta sejak masih kecil, dan kini tinggal bersama uyutnya yang sudah lanjut usia. Walau begitu, senyum mereka tetap hadir meski di balik itu tersimpan perjuangan yang tidak pernah terlihat.
Untuk kebutuhan sehari-hari, Aulia dan Aqila sering ikut berjualan mainan dua ribuan milik orang lain. Dengan berjalan dari satu rumah ke rumah lain, mereka menawarkan mainan sederhana sambil berharap ada yang membeli. Dari setiap mainan yang terjual, mereka hanya mendapat keuntungan 500 rupiah. Jumlah yang sangat kecil, namun bagi mereka itu sudah cukup untuk membantu membeli nasi atau kebutuhan harian lainnya.
Aulia yang tampak sehat dan ceria sebenarnya menyimpan cerita lain. Setiap bulan ia harus rawat jalan karena sakit paru-paru. Pemeriksaan dan obatnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Selama ini, Aulia hanya mengandalkan kebaikan orang-orang sekitar untuk menutupi biaya pengobatannya, dan bila hasil jualannya cukup, ia sisihkan sedikit demi sedikit untuk berobat. Meski tubuhnya lemah, ia tetap berusaha tegar demi adiknya, demi keluarganya.
Kini, Aulia dan Aqila membutuhkan uluran tangan kita. Mereka membutuhkan biaya untuk kebutuhan sehari-hari, sekolah, dan terutama untuk menjaga kesehatan Aulia yang terus bergantung pada obat bulanan.
Mari bersama membantu dua kakak beradik yatim ini agar bisa hidup lebih layak, lebih sehat, dan tetap bisa tersenyum menghadapi masa depan.
Kebaikan Anda, sekecil apa pun, akan menjadi harapan besar bagi Aulia dan Aqila. ❤️🙏