Usia 70 Tahun dan Hidup Sebatangkara !! Bantu Lansia Yang Bergantung Hidup Dari Menganyam

Usia 70 Tahun dan Hidup Sebatangkara !! Bantu Lansia Yang Bergantung Hidup Dari Menganyam

Rp. 30.000
terkumpul dari Rp. 30.000.000
1 Donatur
12 hari lagi
Donasi Sekarang!

Penggalang Dana

Yayasan Kolaborasi Teman Baik

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
HIDUP SEBATANGKARA !! Bantu Lansia Pedagang Pengki Bertahan Hidup

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

13 February 2026

“Anyaman Harapan di Usia Senja: Kisah Sunyi Abah Timi”

Di usia 70 tahun, Abah Timi menjalani hidup seorang diri di rumah yang amat sederhana. Bahkan untuk kebutuhan paling dasar seperti kamar mandi, Abah harus menumpang ke rumah tetangga atau ke masjid. Tak ada keluarga yang menemani, tak ada tempat bersandar selain doa dan keteguhan hati.

Setiap hari, Abah Timi mengisi waktunya dengan menganyam bambu. Pengki dan berbagai tempat penyimpanan sederhana ia buat dengan tangan renta yang tak lagi sekuat dulu. Dari anyaman itu, Abah berharap bisa menyambung hidup. Namun kenyataan sering tak seindah harapan. Dagangannya kerap tak laku, dan jika pun terjual, satu anyaman hanya dihargai Rp5.000. Dalam sehari, penghasilannya sering hanya Rp10.000–Rp20.000, bahkan kadang tak ada sama sekali. Selain menganyam, Abah Timi juga sering dipanggil tetangga untuk jasa pijat. Bukan karena ia ahli, tapi karena orang-orang tahu Abah butuh. Upahnya tak seberapa, namun Abah tetap menerima dengan senyum dan syukur.

Jika tak mendapat penghasilan, Abah Timi bertahan dari uluran tangan tetangga sekitar. Sebungkus nasi, sepiring lauk, atau sekadar segelas kopi hangat sudah cukup membuatnya merasa diperhatikan. Meski begitu, Abah tak pernah meminta-minta. Ia memilih terus berikhtiar, terus berkarya, meski hasilnya tak selalu ada. Di balik tubuh renta dan hidup yang serba kekurangan, Abah Timi menyimpan semangat yang luar biasa. Ia mengajarkan kita tentang harga diri, tentang bertahan tanpa mengeluh, tentang bekerja tanpa mengharap belas kasihan.

Namun, di usia senjanya, Abah tak seharusnya berjuang sendirian. Mari kita ringankan langkah Abah Timi. Bantu Abah Timi bertahan dan hidup lebih layak melalui donasi di: temenbaik.com Karena sedikit dari kita, sangat berarti bagi beliau. 

#TemenBaik, salut banget dengan semangat dan kegigihan Abah Timi! Yuk bantu perjuangannya agar hidup lebih layak dengan cara:

 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
  4. Dapatkan Laporan Via Email

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, kamu juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.

 

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Nev

17 February 2026
Rp. 30.000
Amin