Aska Mohammad baru berusia 3 tahun, namun sejak lahir ia sudah harus menghadapi rasa sakit yang tak seharusnya dirasakan oleh anak seusianya. Ia didiagnosa Colostomy Status (Z93.3), sebuah kondisi yang mengharuskannya hidup dengan lubang di perut sebagai jalan pembuangan. Kondisi ini membuat tubuh Aska sangat sensitif dan sering kali menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa,

bahkan saat ia hanya mencoba untuk bergerak atau bermain ringan.
Sejak lahir, Aska telah menjalani satu kali operasi pada tahun 2022. Seharusnya ia rutin menjalani kontrol dan pengobatan lanjutan, namun keterbatasan biaya membuat proses penyembuhan terhenti. Tak jarang, luka di area perutnya mengeluarkan darah dan membuat tubuh Aska semakin lemah. Ia lebih banyak terbaring di rumah, menahan sakit dalam diam, sementara masa kecilnya perlahan terenggut.

Di balik perjuangan Aska, orang tuanya juga berada dalam kondisi yang serba sulit. Ayah Aska bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan sekitar Rp1.000.000 per bulan, sementara sang ibu harus sepenuhnya mendampingi dan merawat Aska setiap hari. Meski memiliki BPJS, tidak semua kebutuhan pengobatan, obat-obatan, dan terapi tumbuh kembang Aska dapat tercover.

Aska membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit agar bisa mendapatkan perawatan yang layak dan kesempatan untuk tumbuh seperti anak-anak lainnya. Uluran tangan kita menjadi harapan bagi Aska untuk terbebas dari rasa sakit yang terus ia tahan sejak lahir. Bersama, kita bisa membantu Aska menjalani masa kecil yang lebih layak dan penuh harapan.