Melompat dengan Satu Kaki, Ariya Bermimpi Bisa Berdiri Tegak untuk Keluarganya

Melompat dengan Satu Kaki, Ariya Bermimpi Bisa Berdiri Tegak untuk Keluarganya

Rp. 50.000
terkumpul dari Rp. 30.000.000
1 Donatur
27 hari lagi
Donasi Sekarang!

Penggalang Dana

Amal Baik Insani

Lembaga Resmi Terverifikasi
Menggalang Dana Untuk:
KAKI HANYA SATU! Bantu Juang Difabel Hidupi Adik dan Neneknya!

Kerjasama Campaign Iklan Berbayar

Penerima Manfaat dan Penggalang Dana telah menyetujui untuk menggunakan sebagian dana yang terkumpul untuk dilakukan optimasi di sosial media oleh pihak ketiga agar dapat menjangkau lebih banyak kontribusi publik.

Deskripsi

06 January 2026

Kalau aku punya kaki palsu… mungkin aku bisa lebih percaya diri. Bisa berdiri tegak tanpa malu. Bisa bekerja lebih keras untuk keluarga.” ujar Ariya.

Di sudut jalan yang panas dan berdebu, seorang pemuda kurus berdiri sambil menopang tubuhnya pada sebuah gerobak cingcau. Dari jauh ia tampak berbeda: setiap beberapa langkah, ia harus melompat dengan satu kaki.

 

 

Namanya Ariya (19). Sejak lahir, kaki kirinya tak pernah tumbuh sempurna. Tidak ada kursi roda, tidak ada tongkat, apalagi kaki palsu. Hanya keteguhan hati seorang anak muda yang menolak menyerah pada keadaan.

 

 

Namun hidup tidak berhenti mengujinya. Di usia 15 tahun, Ariya kehilangan kedua orangtua sekaligus. Sejak itu, ia menjadi tulang punggung keluarga, menghidupi adik yang masih sekolah, serta kakek-nenek yang semakin renta dan kerap sakit-sakitan.

 

 

 

Setiap hari Ariya mendorong gerobak cingcau milik orang lain. Jika habis terjual, ia mendapat Rp50.000. Tapi jika sepi pembeli, ia pulang dengan hanya separuhnya. Bayangkan, harus berdiri berjam-jam di jalanan dengan hanya satu kaki. Rasa nyeri menusuk tulang, namun ia tetap memaksa diri.

 

 

Di balik wajah tegar, Ariya menyimpan luka yang tak terlihat yaitu rasa minder.

Tatapan iba orang dewasa, bisikan anak-anak kecil tentang kakinya, semua menambah beban dalam hatinya.

 

Meski begitu, Ariya tak pernah berhenti bermimpi. Ia ingin adiknya terus sekolah, meraih cita-citanya. Ia ingin punya usaha kecil sendiri, bukan selamanya jadi buruh di pinggir jalan.

Dan ada satu mimpi yang ia pendam sejak lama yaitu sebuah kaki palsu.

 

Bukan untuk bergaya. Tapi agar ia bisa berdiri tegak tanpa malu. Bekerja tanpa rasa sakit. Berjalan tanpa melompat.

“Kalau aku punya kaki palsu… aku nggak perlu lagi sembunyi dari orang-orang. Aku bisa bekerja lebih lama, lebih kuat, untuk keluarga.”

 

 

Bagi Ariya, kaki palsu bukan sekadar alat. Itu adalah kesempatan baru, harapan baru, dan harga diri yang kembali.

Namun dengan penghasilan pas-pasan, mimpi itu hanya bisa ia simpan sebagai doa.

 

Insan Baik, Mari bersama-sama bantu Ariya berdiri tegak dan melangkah dengan percaya diri.

Karena mimpi sederhana ini terlalu berharga untuk terus ia pendam sendirian. Setiap rupiah yang kita berikan bukan sekadar donasi, tapi juga doa dan secercah harapan untuk Ariya. Bantu dengan cara:

 

  1. Klik Tombol Donasi Sekarang
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Dapatkan Laporan Via Email

 

 

Disclaimer: Donasi akan digunakan untuk kebutuhan kaki palsu dan modal usaha Ariya. Juga akan dialokasikan untuk penerima manfaat lain melalui program sosial kemanusiaan Amal Baik Insani.

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.

Doa & Donasi Teman Peduli

Fittry

07 January 2026
Rp. 50.000
Amin
Bismillah semoga dimudahkan dan dilancarkan semuanya aamiin